Keuntungan:
1. Struktur sederhana dan biaya relatif rendah.
2. Pengoperasian yang stabil dan andal.
Kekurangan:
3. Kecepatan tetap, tidak dapat disesuaikan.
4. efisiensi energi rendah, pemanfaatan energi listrik relatif rendah.
Motor vertikal berarti sumbu motor tegak lurus terhadap bidang acuan pemasangan (biasanya tanah). Ia memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
1. Jejak pemasangan kecil, cocok untuk tempat dengan ruang lebih terbatas.
2. Instalasi dan pengoperasian yang relatif sederhana, mudah dipasang dan dirawat.
3. Keandalan tinggi, pengoperasian stabil, cocok untuk pengoperasian berkelanjutan jangka panjang di lingkungan kerja.
4. Karena susunan vertikal, efek pendinginan lebih baik dan pembuangan panas lebih efisien.
Mengenai gaya B14 dan B5 untuk motor vertikal serta gaya B35 dan B3 untuk motor horizontal, keduanya merupakan bentuk tanda gaya pemasangan berbeda yang ditentukan dalam standar pemasangan motor Jerman (DIN EN 60034-7).